Apa yang anda lakukan kepada manusia memantulnya kepada Allah

Apa yang anda lakukan kepada manusia memantulnya kepada Allah

Ditulis dari Kotbah Pdt Petrus Agung Purnomo

Eph 5:10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.

(KJV)  Proving what is acceptable unto the Lord.

Eph 5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

(KJV)  Wherefore be ye not unwise, but understanding what the will of the Lord is.

Dalam bahasa inggris ada banyak ekspresi yang indah , new king james menterjemahkan dengan kata ‘finding what is acceptable to the Lord’, temukan apa yang berkenan/menyenangkan Tuhan. Ini merupakan PANGGILAN kita, lalu diayat yang ke 17  dikatakan understanding what the will of the Lord is’, supaya kamu mengerti/memahami kehendak Tuhan kalau dua ayat ini digabungkan, inilah sebenarnya arahan Tuhan dalam kehidupan kita,Tuhan mau setiap kita belajar untuk mengerti apa yang BERKENAN dihadapanNya , apa yang MENYENANGKAN hatiNya. Sebab memahami akan hatiNya dan menyenangkan Dia, Itu merupakan kunci dari segala sesuatu yang kita butuhkan dalam kehidupan kita.

Ecc 2:26 Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan-Nya untuk menghimpun dan menimbun sesuatu yang kemudian harus diberikannya kepada orang yang dikenan Allah. Inipun kesia-siaan dan usaha menjaring angin.

Jadi kuncinya ada pada kata PERKENAN TUHAN, hidup kita ini kalau kita bisa menyenangkan hatiNya, berkenan dihadapanNya, segala sesuatunya akan datang dengan sendirinya. Karena itulah dalam suratnya kepada jemaat di Efesus Paulus berkata ‘finding what is acceptable to the Lord’ , apa yang berkenan/menyukakan Tuhan dan ia berkata juga biar kamu mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan , ini merupakan pencarian terus menerus dalam kehidupan saudara dan saya. Saya berharap kita semua mengerti inilah yang membuat kita setiap kali datang menyembah Tuhan, untuk inilah kita berbakti, beribadah, berdoa, mendengar firman Tuhan supaya kita tahu kehendak Tuhan itu apa dan bagaimana menyenangkan hatiNya.

Tadi pagi saya naik mobil , saya lewat daerah Tanah Mas , saya tahu beberapa dari anda jalan kaki bawa alkitab lalu ketika saya masuk kekomplek ini, saya lihat beberapa orang sudah turun dari mobil, sebagian sukacita, sebagian biasa-biasa, sebagian masih tampak ngantuk, sebagian tanpa ekspresi anda datang ke gereja ini. Saya berkata kepada Tuhan “ Tuhan mereka semua datang, apa yang mereka cari?”, mungkin anda mencari hal-hal yang berbeda  tapi sebetulnya hakekat kita, mengapa kita datang setiap minggu, datang seminar, datang KKR, mendengar Firman Tuhan, membaca alkitab, untuk apa semuanya?, TUJUANNYA cuma satu yaitu kita mencari KEHENDAK TUHAN dan kita mencoba dengan anugerahnya bagaimana MENYENANGKAN HATINYA. Jika hal ini didapat maka hidup kita tidak akan sama lagi.

Pada pagi hari ini saya mau tunjukan kepada saudara suatu kebenaran, yang saya berharap bisa menolong saudara untuk MEMAHAMI hati Tuhan lebih lagi. Kalau kita pelajari di alkitab ini ada hal- hal yang secara manusia kita lakukan kepada sesama kita tetapi sebetulnya itu memantulkannya ke Tuhan.

Saya mau tunjukan beberapa hal disini , nanti saya harap anda bisa menambahkan sendiri :

1.                   Contoh Pertama

( Sedekah )

Act 10:1 Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang perwira pasukan yang disebut pasukan Italia. Act 10:2 Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah. Act 10:3 Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga petang, jelas tampak kepadanya seorang malaikat Allah masuk ke rumahnya dan berkata kepadanya: “Kornelius!” Act 10:4 Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: “Ada apa, Tuhan?” Jawab malaikat itu: “Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.

Sedekahnya diberikan kepada orang yahudi ternyata itu MEMANTULNYA ke hadirat Allah. Sepertinya uangnya diberikan kepada manusia tetapi pantulan hatinya sampai ke hadirat Allah.

Pro 19:17 Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.

Kita ini menolong orang yang lemah lalu dikatakan bahwa kita MEMIUTANGI Tuhan, kata ini sebenarnya ‘keras’ alkitab berkata orang yang berhutang menjadi budak yang memiutangi, kalau sampai kita memiutangi Tuhan, dalam level tertentu memiliki pengertian : ‘ apapun yang engkau minta Aku berikan karena AKU berhutang kepadamu’, tetapi sebaliknya kebanyakan ‘orang kalau punya uang menindas orang lain’. Saya sedang menyiapkan pelajaran mengenai KELIMPAHAN, saya temukan banyak hal yang begitu kaya di alkitab, Tuhan itu luar biasa, orang kalau berbelas kasihan kepada orang yang lemah/miskin memiutangi Tuhan, sampai Allah berkata “ AKU hutang dengan kamu”. Saya tidak berkata bahwa Allah menjadi budak anda, Anda bisa bayangkan cara Allah mengembalikannya kepada anda. Ada hal-hal yang anda harus mengerti, sesuatu yang engkau lakukan kepada manusia tetapi memantulnya kepada Tuhan.

2.                   Contoh kedua

( Pekerjaan )

Col 3:22 Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia ini dalam segala hal, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan mereka, melainkan dengan tulus hati karena takut akan Tuhan.  Col 3:23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.  Col 3:24 Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.

Ini yang harus menjadi SIKAP HATI kita, siapa yang disini kerja atau karyawan, jika anda ditugaskan oleh pimpinan kerjakanlah seperti UNTUK TUHAN, ketika engkau kerjakan untuk manusia tetapi memantulnya kepada Tuhan, nanti Tuhan yang memberi upah kepada kita. banyak orang berkata seperti ini ‘ Kalau menurut saya hukum tabur tuai itu percuma, sayakan gajiannya tetap jadi kalau saya menabur berapapun ya segitu gaji saya.’ Itu pengertian yang salah karena kita berharap berkat dari gaji kita, tetapi alkitab berkata TUHAN YANG MEMBERI UPAH, Caranya? Ya terserah Tuhan memberi berkat kepada kita, ada begitu banyak kemungkinan yang Tuhan buka bagi kita. salahnya kita berharap manusia yang memberi upah kepada kita. Jangan membatasi Tuhan biarlah ketika bekerja SIKAP HATI kita bekerja UNTUK TUHAN.

Eph 6:5 Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus, Eph 6:6 jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan hati orang, tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah, Eph 6:7 dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia. Eph 6:8 Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan.

Jadi yang membalas anda untuk kebaikan yang anda perbuat ketika anda kerja adalah Tuhan. ‘tapi pak bos saya kikirnya luar biasa setan saja kalah kikir’, tetapi jika anda yakin Tuhan menempatkan anda disana UPAH dan PEMBALASAN itu datangnya dari TUHAN. Apa yang menjadi bagian kita harus kita kerjakan, jangan berkata dari sini saja sumber income kita, tetapi pertolongan berkat kita harus dari Tuhan bukan dari gajian kita setiap bulan, Allah dapat memberkati kita dengan berbagai cara yang luar biasa.

Ada satu kesaksian mengenai seorang hamba Tuhan dari Surabaya dan pelayanannya ke desa-desa, ia teman baik pak Yusak tjipto, suatu hari pak Yusak pelayan kesurabaya dan menginap dirumahnya, hamba Tuhan ini sering mengantar pak Yusak dengan mobilnya, ia berkata kepada pak Yusak ‘ aku ini iri sama kamu diberkati uangnya banyak ‘, pak Yusak tersenyum dan tertawa. ‘ aku ini gimana hidup disurabaya incomeku dari gereja kolekte desa, buat beli bensin aja nombok, memang bawaanku banyak jagung, ketela. Ia mengeluh. Pak Yusak berkata ‘ salahmu sendiri siapa yang suruh bergantung dari kolekte gereja desa, hidupmu harus BERGANTUNG kepada Tuhan, SUMBER BERKAT mu adalah Tuhan.’

Makanya kalau anda kerja SEPERTI UNTUK TUHAN, misalnya anda kerja sebagai penjaga toko, dalam hati anda berkata ‘ Tuhan ini tokomu, aku akan melayani pelanggan dengan segenap hati ’.  sikap hati kita dalam bekerja harus SEPERTI UNTUK TUHAN. Waktu  menerima gaji anda berkata ‘ Tuhan aku terima gaji pokok tetapi Engkau mampu memberikan penghasilan Extra/tambahan dengan caraMU yang luar biasa.’ Tuhan mampu berbuat banyak hal yang tidak masuk diakal.

Dulu di amerika ada orang yang kerjanya membuat kemah dari bahan terpal, orang ini pergi ke pertambangan untuk menawarkan produknya ternyata mereka tidak butuh kemah, para pekerja tambang itu berkata ‘ celana kami sering rusak karena terkena batu-batu cadas’, orang ini mendapatkan IDE, segera ia membuat celana dari bahan terpal, orang ini terkenal dengan nama ‘ LEVIS STRAUS’.

Ada banyak hal yang Allah bisa perbuat dalam hidupmu maka sikap hati kita harus benar dihadapan Tuhan karena IA adalah SUMBER BERKAT dan Tuhan TERIKAT dengan FirmanNya dan IA tidak dapat berdusta.

3.                   Contoh ketiga

( Persepuluhan )

Heb 7:1 Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia.  Heb 7:2 Kepadanyapun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera. Heb 7:3 Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.

Heb 7:8 Dan di sini manusia-manusia fana menerima persepuluhan, dan di sana Ia(Kristus), yang tentang Dia(Kristus) diberi kesaksian, bahwa Ia hidup.

Ayat ini berbicara perpuluhan, banyak orang berkata ’ perpuluhan itu taurat pak’, saya beritahu ‘sebelum taurat Abraham sudah memberikan perpuluhan’. Ya perjanjian lama pak’, Yesus berkata ‘ yang satu harus dilakukan yang lain jangan diabaikan’, Ia berbicara mengenai perpuluhan. Itukan zaman Yesus sebelum mati dan bangkit, setelah kebangkitan tidak ada perpuluhan, kitab ibrani ditulis tahun 65 masehi, ditulis setelah kematian Yesus.

Ayat ke 8 berkata, disini manusia-manusia fana menerima persepuluhan dan disana Ia (Yesus), disini berarti saat ini saat kitab ibrani ditulis tahun 65 masehi, setelah kematian dan kebangkitan Yesus dan disana( disurga) yang menerima adalah Kristus, berarti apa yang anda berikan kepada manusia tetapi memantulnya kepada Allah.

4.                   Contoh keempat

( Perkataan )

Mal 3:16, Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: “TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya.”

(KJV), Then they that feared the LORD spoke often one to another: and the LORD hearkened, and heard it, and a book of remembrance was written before him for them that feared the LORD, and that thought upon his name.

Pengertiannya seperti ini : kalau anda dan saya ,orang yang takut akan Tuhan, berbicara satu dengan yang lain, Tuhan memperhatikan dan mendengarkan, semua perkataan anda ditulis (record) pada buku dihadapanNya. Anda boleh guyon tapi jangan merendahkan orang lain, Jadi kalau kita bicara, jangan bicara yang sia-sia. Bicaralah yang membangun karena suatu saat kelak anda harus mempertanggung jawabkan perkataan anda.

Num 14:26 Lagi berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun: Num 14:27 “Berapa lama lagi umat yang jahat ini akan bersungut-sungut kepada-Ku? Segala sesuatu yang disungut- sungutkan orang Israel kepada-Ku telah Kudengar. Num 14:28 Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman TUHAN, bahwasanya seperti yang kamu katakan di hadapan-Ku, demikianlah akan Kulakukan kepadamu.

Kalau anda bicara yang kurang baik kepada orang lain atau orang lain mengucapkan sesuatu kepada anda, ‘kamu tambah goblok toh’, anda harus berkata ‘aku tolak didalam nama Yesus aku tidak goblok aku pintar’. Jangan menerima perkataan negative dari orang lain. Ada culture atau budaya berbeda –beda didalam bangsa kita yang punya standard berbeda dalam hal sopan santun. Begitu dagangnya rugi dikit ‘ dasar sial memang wong kere aku ini ‘, kalau Tuhan mengaminkan perkataan anda maka hidup anda kan bermasalah.

Anda harus belajar berkata-kata yang positif, tidak berarti jika ada dosa ditutupi, tetap berkata positif apapun situasi yang kau hadapi setiap hari. Ingat roma 8 : 28.

Rom 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Ada kisah nyata yang menarik di Amerika mengenai seorang selalu mengapalkan Roma 8 :28 sehingga jika ia latah yang selalu berkata ‘Roma 8:28’, teman-temannya menjulukinya sebagai Mr Roma 8:28, pada suatu hari dia pergi bekerja dan ia bekerja sebagai buruh diperusahaan konstruksi yang membangun gedung pencakar langit. Ketika ia berjalan sambil membawa bekal makan siang sebuah kantong kertas berisi sandwich dan buah. Tiba-tiba ada seekor anjing menjambret kantong makan siangnya, ia kaget dan berkata ‘Roma 8:28’, ,teman-temannya meledeknya ‘ Allah turut mendatangkan anjing bagi anak-anaknya ‘, segera ia mengejar anjing itu hingga berhasil mendapatkan kembali makan siangnya, sambil terengah-engah ketika ia kembali kerombongan teman-temannya untuk naik ke lift, teman-teman malah mengerjainya, mereka malah menutup pintu lift dan meninggalkannya, sambil meledek ia, ‘Roma 8:28  terlambat kamu’. Tahukah apa yang terjadi tidak berapa lama ketika lift yang naik keatas itu, tiba-tiba kabel baja penariknya putus dan lift itu jatuh dan semua penumpangnya meninggal, semua orang yang menyaksikan kejadian itu pada akhirnya berkata ‘Roma 8 :28’.

Pelajaran yang diambil dari kisah nyata diatas kalau kita berkata hendaklah katakan selalu yang baik dan positif, apapun yang engkau alami jangan pernah kutuki dirimu sendiri atau berkata kepada anakmu ‘goblok’ ,beberapa orang tua kalau emosi sering kebablasan, kita adalah orang-orang yang takut akan Tuhan dan Tuhan mendengarkan dan semua yang anda ucapkan ditulis dibukuNya. Firman Tuhan berkata Ada kuasa penciptaan didalam perkataan kita, hidup dan mati dikuasai lidah siapa suka menggemakan makan buahnya. Firman itu dekat dengan kita didalam mulut kita.

Anak-anak saya mengerti prinsip ini, kalau belajar susah mamanya berkata :  ’caranya belajar begini nanti jelek nilaimu’, anak saya berkata : ‘ mami aku dapat jelek karena perkataanmu’. Anak saya mengerti prinsip Firman Tuhan sehingga ia tidak mau ada perkataan negative keluar dari mulut orang tuanya. Pak orang tua saya belum bertobat saya dikutuki setiap hari, katakan didalam hati ‘ aku tolak didalam nama Yesus’.

Mat 12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.

Mat 12:37 Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.”

Perkataan yang kita ucapkan kepada manusia memantulnya kepada Allah.

5.                   Contoh kelima

( Gereja/Tubuh Kristus/Jemaat )

Act 9:1 Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh muridmurid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,  Act 9:2 dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem. Act 9:3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. Act 9:4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Act 9:5 Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kau aniaya itu.

Apapun yang anda dan saya alami memantul kepada Tuhan, perlakuan yang tidak adil dari siapapun terhadap hidup kita, itu perlakuan yang sama yang mereka lakukan kepada Tuhan, Dia punya keadilan yang luar biasa. Kenapa setiap kali ada orang berbuat kejahatan menghilangkan nyawa orang lain selalu akan dikejar, kitab kejadian berkata kalau kamu membunuh seseorang kamu pasti akan dibunuh, Tuhan menghormati ciptaanNya.

Kita ini gereja adalah tubuhNya, JANGAN JADI PENGANIAYA ANAK TUHAN. Kalau boleh milih lebih baik dianiaya daripada menganiaya. Sebab begitu engkau menganiaya satu anak Tuhan, engkau menganiaya Yesus. Saulus menganiaya jemaat ternyata yang menderita TuhanNya, sampai klimaksnya Tuhan berkata ‘kenapa engkau menganiaya AKU’,  Saulus berkata ‘siapa Engkau Tuhan?’, ‘Aku Yesus yang engkau Aniaya’. Orang ini tidak pernah kenal Tuhan Yesus sebelumnya tapi hari itu kalau sampai Tuhan menyatakan diriNYA sekali lagi di muka bumi itu karena ia membela akan TUBUHNYA.

Anda dan saya harus mengerti prinsip ini sehingga cara hidup kita adalah didalam KASIH bukan hidup didalam daging,kebencian dan amarah.

Perbuatan seseorang kepada Gereja/Tubuh Kristus/Jemaat akan memantul kepada Allah.

Apa yang anda lakukan kepada manusia memantulnya kepada Allah

Ditulis dari Kotbah Pdt Petrus Agung Purnomo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s