Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang

2Co 6:14  Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya.

Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
2Co 6:15 Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?
2Co 6:16 Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: “Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
2Co 6:17 Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.

Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan teman sekolah masa SMA dulu, wanita, kami satu sekolah dibogor saya dijurusan A1/fisika dan dia jurusan A3/sos. 23 tahun kami tidak berjumpa, kami berdua sudah berkeluarga, lalu kami makan siang pada suatu restoran dan mulai bercerita mengenang masa SMA dulu, saya tidak berpacaran dengan teman wanita SMA ini kami hanya berteman.

Mulailah teman saya ini menceritakan mengenai perjalanan dan pengalaman hidupnya, ia menceritakan kepada saya bahwa ia menikah dua kali. pernikahannya dengan suami yang pertama dengan seorang yang tidak SEIMAN dan dari pernikahan itu ia dikaruniai dua orang anak. dalam perjalanan rumah tangga mereka suaminya kecanduan narkoba yang membuat rumah tangga mereka berantakan, akhirnya mereka bercerai. dan ia menikah kembali dan suaminya yang kedua juga bukan seorang yang SEIMAN dengannya, dan kini ia mengalami kehidupan rumah tangga yang penuh dengan masalah dan kesulitan.

Setelah kembali kerumah saya merenungkan cerita teman saya, tak habis -habisnya saya mengucap syukur kepada Bapa disurga yang mengaruniakan jodoh, teman hidup yang SEIMAN yaitu istri saya. rumah tangga kami memang tidak selalu melewati masa-masa yang baik, kami melewati masa-masa sukar tapi saya bersyukur ada Tuhan ditengah-tengah kami yang mempersatukan dengan KASIH Nya. sehingga kami sekeluarga senantiasa bisa hidup beribadah kepada Tuhan dan hidup didalam rencanaNya. tiada hidup yang lebih indah selain hidup MENGASIHI DIA, itulah TUJUAN hidup kami yaitu MENGASIHI MU selalu dalam segala keadaan, dalam semua rencana dan kehendak Mu.

Saya teringat masa remaja , Mama saya sering memperingati saya mengenai mencari teman hidup ” jangan pernah mencari yang tidak seiman”, dulu saya tidak terlalu mengerti maksud nasehat itu, tapi sekarang saya mengerti PRINSIP UTAMA membangun keluarga didalam Tuhan.

Rasul Paulus menerangkan perbandingan antara orang percaya vs orang yang tidak percaya dengan gambaran :

Kebenaran vs Kedurhakaan

Terang  vs  gelap

Kristus  vs Belial

Bait Allah vs berhala

Alkitab menuliskan bahwa hubungan dua orang didalam pernikahan adalah dua orang MENJADI SATU DAGING.

Gen 2:24  Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

Ketika kita menerima anugerah keselamatan dari Tuhan Yesus, hidup kita diubahkan menjadi CIPTAAN BARU ( 2Kor 5:17), kita mengalami KELAHIRAN BARU( Yoh 3:5 ), roh kita diubahkan menjadi baru oleh benih ilahi( 1pet 1:23) dan ROH KUDUS tinggal didalam roh kita ( Rom 8: 16). oleh karena itu ketika anak Tuhan menikah dengan anak Tuhan maka ROH mereka menjadi SATU. dalam ilmu fisika dikatakan 2 unsur yang BERBEDA tidak mungkin akan bisa BERSATU. oleh karena itu Paulus memperingati dengan keras kepada jemaat  bahwa pernikahan mereka HARUS satu IMAN, ( SATU ROH )agar pernikahan mereka dapat DIBERKATI dan DIKUDUSKAN oleh Allah.

Keluarga adalah gambaran hubungan Allah dengan gerejanya,  kita adalah mempelai wanita dan Tuhan Yesus adalah mempelai pria( 2 Kor 11:2). oleh karena itu RENCANA hanya dapat digenapi oleh mereka yang dapat berjalan bersama dengan SATU TUJUAN. pada akhir zaman Allah akan menyempurnakan hidup kita (jemaat/gereja)  dengan menjadi TIDAK BERCACAT dan CELA.

Eph 5:27 supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

Hidup kita saat ini ada dalam perjalanan menuju PERNIKAHAN ILAHI dengan MEMPELAI KRISTUS, izinkan Allah menyempurnakan rencanaNya dalam hidup kita.

Terima kasih Bapa, Terima kasih Tuhan Yesus, Terima Kasih Roh Kudus untuk KELUARGA yang Engkau ANUGERAHKAN dalam hidup ku.

Semua Karena AnugerahNya

Danny Djayasentana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s