Mereka yang menganiaya TUBUH NYA menganiaya Sang Kepala

Melihat apa yang terjadi saat ini , bagaimana terjadi diskriminasi hak beribadah dan bentuk penganiayaan kepada orang percaya atau gereja Nya. maka hal pertama yang dilakukan dalam bersikap dan bertindak dari orang percaya adalah berdasarkan FIRMAN TUHAN.

Apa yang Tuhan ajarkan melalui firman Nya itulah yang menjadi SIKAP kita sebagai orang percaya.

Jika kita membaca beberapa kisah didalam alkitab maka kita akan mengerti apa yang Tuhan rasakan kepada umatNya maupun kepada mereka yang belum percaya:

Act 8:1  Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh. (8-1b) Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria.
Act 8:2  Orang-orang saleh menguburkan mayat Stefanus serta meratapinya dengan sangat.
Act 8:3  Tetapi Saulus berusaha membinasakan jemaat itu dan ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki dan perempuan ke luar dan menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara.
Act 9:1  Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,
Act 9:2  dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.
Act 9:3  Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.
Act 9:4  Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?”
Act 9:5  Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu.

1. yang pertama yang harus orang percaya MENGERTI dan SADAR bahwa suatu penganiayaan yang dilakukan kepada orang percaya/tubuh Kristus/Gereja adalah sama dengan MENGANIAYA  TUHAN YESUS  itu sendiri.

mari kita membaca kisah sebelumnya :

Act 7:54  Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi.
Act 7:55  Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.
Act 7:56  Lalu katanya: “Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.”
Act 7:57  Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia.
Act 7:58  Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus.
Act 7:59  Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: “Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku.”
Act 7:60  Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!” Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.

2. yang kedua adalah MENGAMPUNI mereka yang telah menganiaya umatNya, seperti yang dilakukan oleh Stefanus.

DARAH yang tertumpah dari seorang MARTIR seperti Stefanus, menghasilkan PERTOBATAN seorang yang bernama Saulus, yang dalam perjalanan kehidupannya menjadi RASUL terbesar bernama Paulus , yang menulis sebagian besar kitab didalam perjanjian baru, menginjili orang-orang yang bukan yahudi, memenangkan begitu banyak JIWA-JIWA bagi Kristus, yang tulisan-tulisannya  kita baca dan mengubah hidup banyak orang.

jika diskriminasi dan penganiayaan itu dilakukan oleh pihak pemerintah, firman Tuhan pun mengajarkan kita tetap tunduk dan taat kepada pemerintah karena mereka adalah wakil Tuhan didunia ini.

Rom 13:1  Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.
Rom 13:2  Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.
Rom 13:3  Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.
Rom 13:4  Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.

3. Pembalasan bukanlah hak orang percaya, KEADILAN SEJATI hanyalah miliknya Tuhan, alkitab mengajarkan orang percaya untuk MENGAMPUNI dan MENDOAKAN musuh.

Rom 12:19  Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

Mat 5:44  Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Mat 5:45  Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
Mat 5:46  Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Mat 5:47  Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
Mat 5:48  Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

4. pada akhirnya orang percaya seharusnyamenjadi MENGERTI dan SADAR bahwa APA YANG MENJADI KEHENDAK DAN RENCANA TUHAN BAGI SETIAP UMAT MANUSIA : ADALAH AGAR SETIAP  ORANG BERTOBAT DAN DISELAMATKAN, yaitu mereka yang PERCAYA YESUS KRISTUS adalah TUHAN dan JURUSELAMAT.

1Ti 2:3  Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,  1Ti 2:4  yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.

Joh 3:16  Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

10.10.11

Semua karena Anugerah NYA

Danny Djayasentana

One response

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s