Belajar dengan Hati

Belajar dengan Hati

Ditulis dari kotbah Pdt Petrus Agung Purnomo

Pro 4:1 Dengarkanlah, hai anak-anak, didikan seorang ayah, dan perhatikanlah supaya engkau beroleh pengertian, Pro 4:2 karena aku memberikan ilmu yang baik kepadamu; janganlah meninggalkan petunjukku. Pro 4:3 Karena ketika aku masih tinggal di rumah ayahku sebagai anak, lemah dan sebagai anak tunggal bagi ibuku, Pro 4:4 aku diajariayahku, katanya kepadaku: “Biarlah hatimu memegang perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku, maka engkau akan hidup.

Didalam kita berjalan dengan Tuhan faktor ini tidak boleh diabaikan karena jika ini tidak ada dalam hidup kita maka semuanya sia-sia.

Untuk belajar Hal yang rohani itu kita perlu Roh Pengertian supaya membuat kita menjadi orang yang mengerti apa yang ingin Tuhan sampaikan.

Ilmu yang baik berasal dari Tuhan bukan dari manusia. semua yang baik lahirnya dari Allah.

Nasehat yang diberikan Daud kepada Salomo : “ Biarlah hatimu memegang perkataanku ”, didalam terjemahan lain dikatakan : “ Belajarlah dengan hati ”. Ada banyak orang belajar dengan PIKIRANnya tetapi Tuhan mau kita belajar dengan HATI.

Ilmu yang baik adalah Ilmu Raja-Raja.  Ilmu yang memungkinkan seseorang diberi kepercayaan yang besar oleh Tuhannya.

Mengapa disebut Ilmu Raja – Raja ?

  • Tuhan MENGUBAH HATI Saul sebelum ia menjadi Raja.

1Sa 10:6 Maka Roh TUHAN akan berkuasa atasmu; engkau akan kepenuhan bersama-sama dengan mereka dan berubah menjadi manusia lain.

1Sa 10:9 Sedang ia berpaling untuk pergi meninggalkan Samuel, maka Allah mengubah hatinya menjadi lain. Dan segala tanda-tanda yang tersebut itu terjadi pada hari itu juga.

  • Tuhan memilih Daud menjadi Raja karena melihat HATI nya.

Act 13:22 Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.

1Sa 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati .”

Daud mengajarkan Ilmu yang baik kepada anaknya Salomo yang kelak menjadi raja menggantikan dirinya agar BELAJAR DENGAN HATI.

Sebagian besar orang belajar melalui  INTELEKTUAL nya tetapi sedikit orang yang mau belajar dengan HATI.

Kita tidak dapat memahami Tuhan dengan PIKIRAN kita, karena Tuhan berkata :

Psa 34:8  (34-9) Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

Bukan lihatlah dan kecaplah…….artinya : kita MENGALAMI dulu pengalaman dengan Tuhan barulah berjalannya waktu maka PEMAHAMAN dan PENGERTIAN kita akan semakin berkembang.

Hati adalah sumber dari segala sesuatu, kita boleh memiliki iman sebesar apapun tetapi jika hati kita tidak MURNI dihadapan Tuhan, tidak TERUJI dan tidak mau DIBERSIHKAN maka hati kita tidak mungkin BERKENAN dihadapan Tuhan.

Jika kita mau belajar ilmu Raja-Raja yang memungkin suatu hari kelak Tuhan memberikan KEPERCAYAAN seperti seorang Raja maka saudara dan saya harus BELAJAR DENGAN HATI tidak ada kemungkinan yang lain.

Mengapa kita perlu memperhatikan atau mengijinkan Roh Tuhan mengajar dan membongkar hati kita?

Pro 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Kata TERPANCAR pengertian hurufiah  adalah Geographical boundaries / Perbatasan secara geografis atau perbatasan secara fisik.

Hati kita menentukan sebesar apa nanti influence/pengaruh kita dan otoritas yang Tuhan berikan dan jatah yang Dia berikan tergantung dari SIKAP HATI kita. Maka alkitab berkata “ jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan”, karena jika hati mulai bengkok maka kita tidak menyadari hati kita sudah melenceng dari rencana Tuhan dan ketika hati tidak lurus maka sering kali kita bergerak sangat tidak terduga.

Jagalah hatimu dengan kewaspadaan, Karena dari situ terpancar kehidupan , KEHIDUPAN TUHAN didalam kita akan melebar sejauh atau seluas apa , Geographical boundaries / Perbatasan secara geografis ditentukan oleh SIKAP HATI kita.

Kalau kita mau di DIDIK Tuhan tidak ada cara lain selain MENJAGA HATI kita dan MENGIZINKAN ROH KUDUS berulang-ulang , terus menerus MENGKOREKSI/MELURUSKAN hati kita supaya hati kita didapati BERKENAN dihadapan Tuhan.

“ BELAJAR DENGAN HATI !”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s